Penyakit Kaki Gajah dan Pengobatannya
Penyakit Kaki Gajah
banyak dialami oleh hampir seluruh penduduk Indonesia. Menurut data
hasil telah tecatat sekitar tahun 2000 terdapat 1553 desa yang tersebar
231 kabupaten dan 26 propinsi yang menderita penyakit kaki gajah.
Sungguh angka yang tidak sedikit bukan dan sangat mengerikan, tentunya
hal ini harus diatasi dengan segera dan menuntaskannya dengan cepat
sebelum penderitanya bertambah banyak. Namun sebelumnya adakah yang tahu
apa penyakit kaki gajah ini dan mengapa bisa disebut dengan kaki
gajah?. Untuk lebih jelasnya simak sedikit penjelasan mengenai penyakit
kaki gajah.
Apa Itu Kaki Gajah ?
Penyakit Kaki Gajah atau dapat disebut juga dengan Filariasis yaitu suatu penyakit yang dapat menular diakibatkan oleh
sebuah cacing filaria yang ditularkan melalui berbagai jenis nyamuk.
Kaki gajah ini bersifat penyakit kronis yang harus ditangani dengan
segera karena jika tidak mendapatkan pengobatan besar kemungkinan dapat
menyebabkan kecacatan menetap yangakan terus membesar dibagian kaki,
lengan dan alat kelamin baik perempuan maupun laki-laki. Mengapa
penyakit ini disebut dengan kaki gajah, karena penyakit ini terjadi
akibat gigitan nyamuk yang tertular oelh cacing kemdian ditularkan
melalui manusia dan berkembang biak salah satu bagian tubuh misalnya
kaki kemudian mengalami pembengkakan dan akan terus membesar jika tidak
mendapatkan penanganan dengan segera. Itulah mengapa penyakit ini
disebut dengan penyakitnya kaki gajah.
Kaki gajah dapat ditularkan melalui
gigitan nyamuk yang menghisap darah manusia yang mana pada nyamuk
tersebut sudah tertular sebelumnya. Pada darah yang terinfeksi serta
mengandung larva kemudian akan ditularkan pada manusia oleh nyamuk
yangtelah terinfeksi akan menggigit atau menghisapnya pada calon
penderita. Hal ini berbeda dengan malaria dan demam berdarah, pada
filariasis dapat ditularkan oleh 23 spesies nyamuk dari genus Anopheles,
Culex, Mansonia, Aedes & Armigeres. Oleh sebab itu, filariasis
dapat menular dengan sangat cepat.
Gejala Pada Kaki Gajah
Pada penderita kaki gajah akan mengalami gejala-gejala seperti berikut :
- Terjadi pembesaran pada tungkai, lengan, buah dada, buah zakar yang terlihat agak kemerahan dan terasa panas.
- Pada filarial abses akibat seringnya menderita pembengkakan kelenjar getah bening, dapat pecah juga mengeluarkan nanah bahkan darah.
- Pada saluran kelenjar getah bening akan terasa panas dan sakit yang menjalar dari pangkal kaki atau pangkal lengan kearah ujung.
- Adanya pembengkakan pada kelenjar getah bening didaerah lipatan paha, ketiak yang tampak kemerahan, panas dan sakit.
- Mengalami demam secara berulang selama 3-5 hari, namun demam dapat hilang jika istirahat dan muncul lagi setelah bekerja berat.
Pencegahan Pada Kaki Gajah
Untuk langkah pencegahan penyakit kaki gajah dapat dilakukan cara-cara seperti berikut :
♥ Selalu jaga kebersihan baik didalam maupun diluar lingkungan sekitar rumah.
♥ Membersihkan tanaman air pada
rawa-rawa, menimbun, mengeringkan atau mengalirkan genangan air yang
menjadi tempat perindukan nyamuk.
♥ Memberantas jentik-jentik nyamuk dengan cara membersihkan bak air dirumah.
♥ Gunakan obat nyamuk semprot atau bakar
bisa juga dengan mengoleskan lotion anti nyamuk atau dengan fogging
untuk memberantas nyamuk.
♥ Gunakan ventilasi rumah dengan kasa nyamuk.
♥ Berusaha untuk menghindarkan diri dari serangan nyamuk seperti menggunakan kelambu sewaktu tidur.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar